Penyebab Kapitalisasi Berlebihan dan Cara Mengatasinya di Perusahaan Anda

Lebih dari kapitalisasi adalah, "Ketika sekuritas di perusahaan dikeluarkan melebihi dari kekuatan pendapatan yang dikapitalisasi." Lebih dari kapitalisasi mendemoralisasi pemegang saham ekuitas yang telah menginvestasikan tabungan mereka dalam membeli saham. Mereka tidak mendapatkan dividen karena perusahaan tidak mendapatkan laba yang cukup untuk dinyatakan sebagai dividen.

Negara ini juga dapat berarti kekurangan modal. Kekurangan modal karena agregat nilai nominal saham dan obligasi yang beredar melebihi nilai aset tetap. Nilai pasar saham ekuitas akhirnya menurun.

Sembilan Penyebab Lebih Kapitalisasi

1.) Over Issue of Shares: Karena perencanaan yang buruk, perusahaan mengeluarkan lebih banyak saham dan surat utang daripada seharusnya. Ini menghasilkan pendapatan rendah.

2.) Mengakuisisi Aset dengan Harga Terjangkau: Jika aset dibeli dengan harga yang meningkat, maka hasilnya menjadi nilai buku yang rendah. Nilai riil aset rendah sehingga menghasilkan laba per saham yang rendah.

3.) Periode Boom: Ketika sebuah perusahaan terbentuk selama periode boom, maka ia mengalami pendapatan rendah setelah periode boom berakhir.

4.) Penghasilan Lebih dari Perkiraan: Selama tahap promosi, para promotor dan direktur dapat memperkirakan penghasilan perusahaan dengan demikian sehingga meningkatkan modal lebih banyak dari yang dibutuhkan. Modal berlebih ini mengarah ke penghasilan yang lebih rendah.

5.) Adopsi Kebijakan Dividen Liberal: Jika ini diadopsi, itu menyebabkan penghasilan rendah dalam jangka panjang. Ini menghasilkan nilai buku yang rendah dibandingkan dengan nilai nyata.

6.) Kurangnya Cadangan: Ketika sebuah perusahaan tidak membuat cukup persediaan untuk cadangan, itu menghasilkan lebih dari kapitalisasi. Ini terjadi terutama jika mendistribusikan seluruh keuntungan sebagai dividen kepada pemegang saham.

7.) Beban Promosi dan Organisasi yang Besar: Ketika biaya yang dikeluarkan untuk promosi perusahaan seperti saham penerbitan dan penjaminan, upah promotor sangat tinggi dibandingkan dengan manfaatnya bagi perusahaan, maka ini menghasilkan lebih dari kapitalisasi.

8.) Kekurangan Modal: Jika sebuah perusahaan memiliki modal yang tidak mencukupi, ia terpaksa menambah modal melalui pinjaman dengan suku bunga tinggi yang menghasilkan laba rendah.

9.) Kebijakan Perpajakan: Lebih dari kapitalisasi terjadi ketika kebijakan yang diadopsi oleh pemerintah tidak adil. Sejumlah kecil laba tersisa untuk melayani depresiasi dan dividen. Kapasitas penghasilannya berkurang sebagai akibat dari pajak yang tinggi.

Tujuh Cara Mengatasi Lebih Kapitalisasi

1.) Efisiensi dan produktivitas tenaga manusia dan sumber daya perusahaan lainnya harus ditingkatkan. Pemborosan mereka harus dihindari. Ini menghasilkan peningkatan penghasilan.

2.) Perusahaan harus membajak kembali keuntungannya. Ini menstabilkan pendapatan perusahaan selama masa-masa sulit.

3.) Harus ada pengurangan dalam utang yang didanai dengan menebus obligasi dan obligasi untuk menyamakan nilai buku dan nilai riil.

4.) Tingkat bunga obligasi harus dikurangi untuk memastikan penghasilan yang cukup dari perusahaan.

5.) Jika saham yang disukai memiliki dividen yang tinggi, maka mereka harus ditukarkan.

6.) Harus ada pengurangan nilai nominal saham.

7.) Jumlah saham ekuitas harus dikurangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *